Minggu, 15 November 2009

Telesrgery : Robot Operasi The da Vinci

Produksi dari perusahaan Intuitive Surgical, da Vinci Surgical System adalah robot paling terkenal untuk pembedahan di dunia. merupakan kategori mengarahkan manusia gerak robot.
Robot operasi dibagi menjadi 2 komponen :
1.Seorang ahli bedah melihat dan yang melakukan kontrol konsol.
2.Terdiri dari beberapa lengan bedah yaitu 3 atau 4 model lengan.
Dengan menggunakan robot operasi da Vinci. Perbedaan antara bedah konvensional dengan bedah menggunakn robot adalah apabila menggunakan robot maka dokter tidak menyentuh instrumen bedah ini secara langsung akan tetapi berbeda dengan konvensional yang dokter harus menyentuh instrument tersebut.

Dokter hanya duduk di depan komputer dekat ruang operasi dan menggerakan joystick untuk menggerakan instrument. dalam menggerakan joystik tersebut, robot akan menirukan gerakan yang dilakukkan joystick tersebut. Setelah operasi dilakukkan, maka sayatan bekas operasi tadi harus ditutup kembalim dengan cara menjahitnya kembali.

Keuntungan Robot Bedah

Dengan menggunakan robot bedah, maka di dalam ruang operasi tidak diperlukan banyak tenaga ahli didalamnya seperti anestesi yang digunakan untuk pembiusan, ataupun lebih dari satu ahli bedah. di ruang opersi hanya terdapat robot bedah, dan dokter hanya akan mengedalikan robot tersebut dari depan komputer.
Pembedahan ini dapat dilakukan oleh dokter yang berada jauh dari loksi pasien yang akan dioperasi, seperti dokter yang berada di New York dapat melakukkan operasi kepada pasien yang berada di Texas. terdapatnya waktu lay atau tunda mengakibatkan pergerakan tangan dokter dengan tangan robot memiliki perbedaan wkatu, sehingga hal ini dapat menyebabkan tidak real time.
Efisiensi biaya apabila menggunakan robot bedah. Beberapa keunggulan dari operasi dengan robot dibandingkan dengan operasi konvensional yaitu, termasuk dalam hal ketepatan dan mengurangi trauma pada pasien setelah mengalami operasi. Seperti, operasi bypass jantung tradisional mengharuskan dada pasien menjadi retak terbuka melalui suatu 1 kaki (30,48 cm) sayatan panjang. Namun, dengan sistem robot da Vinci, dalam operasi jantung hanya membuat tiga atau empat sayatan kecil di dada dengan panjang sayatan 1 cm. karen keunggulan tersebut pasien akan lebih cepat sembuh dan tidak akan sampai membuat pasien mengalami trauma yang mendalam. sedikit.

Telesurgery : Robot Bedah

Robot sangat membantu di kehidupan manusia, baik dibidang perkerjaan yang memilki tingkat resiko yang tinggi, seperti di peleburan baja yang memilki tingkat temperatur yang tinggi, pergi ke luar angkasa dan perakitan mobil menjadi lebih cepat.

Sekarang ini banyak robot telah memiliki kecerdasan buatan atau artifial inteligence yang ditanamkan didalamnya. Contohnya Robot Honda Asimo yang terus melakukan pengembangan. sehingga di bidang kesehatan juga telah memilki robot yang digunakan untuk pembedahan. pembedahan yang dilakukan oleh robot selalu dikendlikan oleh seorang
ahli bedah dan mengikuti prosedur-prosedur yang ada.

Untuk sementara waktu robot ini belum bisa diterapkan di seluruh rumah sakit dengan berbagai alasan keamanan,dan masih sangat mahal.

Telesurgery Yang di Bantu Dengan Robot

Kurang dari seperempat dari 15 juta operasi dilakukan, dan tiap tahunnya dilakukan dengan sayatan kecil yang disebut sebagai operasi invasif minimal. Teknologi robot digunakan untuk melakukkan pembedahan toraks, abdomen, pelvis, dan prosedur bedah saraf. dengan robot yang melakukkan pembedahan ini memberi keuntungan dipihak rumah sakit yaitu lama perawatan menjadi lebih singkat.
Robot yang digunakan dalam suatu operasi dapat dikategorikan menjadi dua yaitu : pasif dan aktif. Robot pasif akan dikendalikan oleh dokter bedah. Robot aktif memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan yang tidak aman selama operasi. Akan tetapi sekarang ini, robot dapat beralih fungsi dari ktif atau pasif maupun sebaliknya.
Pembedahan yang dilakukann dengan robot pertama kali dilakukan pada tahun 1980-an, yaitu dengan melakkuan pembedahan ortopedi dan pembedahan saraf. dari bidang militer mulai mulai tertarik menggunakan tekhnologi telesurgery.

TELESURGERY

Telesurgery berasal dari bahasa Yunani, yaitu tele yang artinya jauh dan cheirourgia yang artinya berarti bekerja dengan tangan. Pengertian Telesurgery adalah pembedahan yang dilakukan pada jarak jauh. Robot yang melakukan operasi akan tetapi robot tersebut dikendalikan oleh dokter bedah tugas secara langsung dilakukan oleh sistem robot yang dikendalikan oleh dokter bedah di site remote. Telesurgery berasal dari kata Yunani tele, yang berarti jauh dan cheirourgia, yang berarti bekerja dengan tangan.

Dr Jacques Marescaux adalah seorang ahli bedah di New York City, yang melakukan Operasi kantong empedu disebut juga dengan nama proyek Lindbergh, kepada seorang pasien di Strasbourg, Perancis. Operasi yang dilakukan sukses, sehingga dunia bedah mengalami kemajuan.

Pembedahan yang menggunakan laparoskopik tahun 1980-an, membawa Telesurgery didalamnya. Laparoskopi atau biasa disebut operasi invasif minimal adalah suatu prosedur pembedahan yang menggunakan laparoskop yaitu berupa tabung berlampu tipis dan yang lainnya yang dimasukkan kedalam perut, akan tetapi harus disayat agar dapat memasukkan laparoskopi.
Pembedahan yang dilakukan dengan bantuan komputer pertama kali dilakukan pada 1990. Seperti ahli bedah yang mengendalikan lengan robot dengan menggunakan konsol. lengan robot tersebut akan menirukan gerakan tangan dokter bedah dan pergelangan tangannya.


Aplikasi potensial telesurgery meliputi:
• pelatihan ahli bedah baru
• membantu dan pelatihan ahli bedah di negara-negara berkembang
• mengobati tentara yang terluka di medan perang atau di dekat
• melakukan prosedur pembedahan di luar angkasa
• berkolaborasi dan pendampingan selama operasi oleh dokter bedah di seluruh dunia

Telesurgery Di Kelompokkan Menjadi

1) Telepresence Operasi.
Suatu bentuk Interface yang terkomputerisasi yang akan manyediahkan ahli bedah dilokasi ke tempat beroperasinya unit operasi remote, dengan adanya suatu haptic yang digunakan untuk mengirimkan kepada ahli bedah.
2) Telerobotics.
Remote control yang menggunakan oleh suatu lengan robot, akan berhubungan dengan laparoskop, tidak akan adanya haptic
3) Telementoring.
Seorang ahli bedah yang telah memilki jam terbang yang tinggi, maka ia akan menjadi pengarah bagi ahli bedah yang masih baru. Pengarah akan mengamati para ahli bedah tersebut melalui video interaktif.
Teleproctoring adalah pengembangan dari telementoring, yang didasarkan pada pendokumentasian kinerja.

Masalah Yang Terjadi Pada Telesurgery

1.Masalah yang pertama terjadi apabila hubungan komunikasi mengalami gangguan pada saat dilakukannya operasi, atau robot melakukkan kegagalan
Dalam melakukkan telesurgery, alangkah baiknya terdapatnya tenaga professional yang berada di tempat tersebut, apabila terjadi kegagalan maka dapat langsung dimbil alih.

2.Tantangan daripada suatu masalah. Di karenakan perbedaan jarak antara dokter bedah dan ruang operasi, akan menyebabkan terjadinya lag atau waktu delay.waktu delay harus diminimalkan serendah mungkin di bawah 330ms dan dilakukkan secara real time. Setidaknya hal ini akan menjamin bahwa ahli bedah dalam keadaan kontrol penuh.